Penegasaan itu disampaikan oleh Bupati Lamongan H Fadeli, dihadapan jamaah sholat Jum'at, di Masjid Muqorrobin Desa Deket Wetan, Kec Deket Lamongan, kemarin (19/7), dalam safari jum'at ramadhan.
Dikatakannya, pemberian insentif untuk takmir masjid kepada 1.763 sengaja dinaikan sebesar 50 persen dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 500 ribu, selain karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, kenaikan tersebut dipandang sangat perlu, untuk menunjukkan komitmen Pemkab dan meningkatkan kepeduliannya terhadap pengelola masjid.
"Untuk tahun 2013 ini takmir masjid kita bantu insentif sebesar Rp 750 ribu, dengan total Rp 1,3 Miliar, atau naik 250 ribu dari tahun sebelumnya, semoga isentif yang kita berikan ini bisa berarti bagi para penerima," ungkapnya.
Selain itu, kenaikan pemberian insentif itu, diharapkan mampu memberikan motivasi tersendiri bagi takmir masjid yang ada di Lamongan, untuk terus bekerja dan beribadah dalam menjalankan syar agama di lingkungannya masing-masing.
"Jangan dinilai besar dan kecilnya uang, namun pemberian insentif kepada para takmir masjid adalah sebagai bukti dan bentuk perhatian pemerintah, terhadap nasib para takmir masjid dalam mengemban amanah untuk keberlangsungan masjid,"ungkapnya.
Pemberian insentif ini melengkapi bantuan pada pondok pesantren dan TPQ yang juga sudah dianggarkan senilai Rp 3,4 miliar, dan juga bantuan terhadap guru ngaji dan modin yang total besar anggarannya mencapai Rp 1,2 miliar.
Pemberian bantuan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan mental agama juga terus dilakukan, salah satunya memberikan bantuan terhadap tempat-tempat ibadah hingga sebesar Rp 4,9 miliar. jr
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !